Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia
Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) Batch 1 Tahun 2026

Pesan Presiden Prabowo untuk Calon Pemimpin Masa Depan: Harus Punya Hati dan Pikiran Terbaik

Jakarta, 3 November 2026 – Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) Batch 1 Tahun 2026 menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan sekaligus mempersiapkan diri memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.

Salah satu peserta, Muhammad Farhan Ramadhani (25), mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga setelah mengikuti program tersebut. Terlebih, kesempatan mengikuti taklimat langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto memberinya perspektif baru mengenai tanggung jawab seorang pemimpin dalam membangun Indonesia.

Farhan mengungkapkan, salah satu pesan Presiden yang paling membekas adalah pentingnya menjadi pemimpin yang memiliki hati dan pikiran terbaik atau best heart dan best mind. Kedua hal tersebut diharapkan dapat menjadi landasan untuk menghasilkan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.

“Beliau (Presiden Prabowo) memiliki mimpi yang sangat besar untuk membangun bangsa ini. Beliau sangat berharap program ini bisa menghasilkan pemimpin-pemimpin yang dapat memberikan kontribusi besar bagi negara Indonesia,” ujar Farhan usai Taklimat Presiden Republik Indonesia kepada peserta P3MDI di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/11).

Menurut Farhan, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan dan kecerdasan, tetapi juga harus dilandasi kepedulian serta keinginan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Ia pun memiliki harapan untuk dapat berkontribusi dalam pengembangan sejumlah sektor strategis, khususnya energi, pangan, dan agrowisata. Menurutnya, pengembangan sektor-sektor tersebut memiliki potensi besar untuk mendorong kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian nasional.

“Saya ingin memberikan kontribusi yang sangat baik kepada Indonesia berupa pengembangan di sektor-sektor energi, sektor pangan, maupun sektor agri-wisata,” pungkasnya.

Tidak hanya mendapatkan wawasan baru, Farhan juga merasakan perubahan dalam dirinya setelah mengikuti P3MDI.

“Sebelum mengikuti program, saya cukup merasakan bahwa saya seorang yang sangat individualis. Dengan mengikuti program ini, saya diberikan semacam exposure untuk bisa menjadi seorang leader yang bisa memikirkan orang banyak,” kata dia.

Ia menjelaskan, program tersebut memberinya kesempatan untuk mengembangkan kemampuan mengelola tim, memahami arahan pimpinan secara lebih komprehensif, serta menerjemahkannya menjadi gagasan dan solusi yang dapat diterapkan bersama.

Kemampuan tersebut dinilai penting agar seorang pemimpin mampu menghadirkan berbagai terobosan, baik dalam bidang teknologi, digital, maupun bisnis yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Ia juga turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas kesempatan yang diberikan kepada generasi muda untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan.

“Terima kasih Bapak Presiden telah memberikan kami kesempatan untuk dapat belajar, untuk dapat berkembang, sehingga bisa melahirkan para pemimpin yang memiliki best heart dan juga best mind,” kata Farhan.

P3MDI adalah program pengembangan talenta muda untuk disiapkan menjadi calon pemimpin, terutama di lingkungan badan usaha milik negara (BUMN). Program tersebut telah berjalan sejak 2026. Pada angkatan pertama, jumlah peserta mencapai 400 orang.

Melalui P3MDI, pemerintah menargetkan pengembangan calon pemimpin yang tidak hanya memiliki kemampuan profesional, tetapi juga integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Peserta telah menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) dan memiliki pengalaman kerja selama satu hingga dua tahun. Mereka selanjutnya akan mengikuti pelatihan intensif selama sembilan bulan.

Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sektretariat Presiden

Bagikan

Media Kit

Topik

Artikel Lainnya